Pendidikan

Contoh Surat Kuasa, Kedinasan, Perorangan, Istimewa

Surat kuasa adalah surat yang berisi tentang pemberian wewenang atau kuasa kepada seseorang untuk melakukan sesuatu sesuai yang disampaikan di dalam surat. Biasanya orang yang memberikan surat ini adalah orang yang memiliki kesibukan atau pada saat itu ia sedang sakit sehingga membutuhkan seseorang yang terpercaya. Atau dalam kata lain, surat ini dibuat ketika seseorang tidak sanggup melakukan sesuatu hal dan membutuhkan perwakilan seseorang untuk melakukannya.

Baca juga : Surat Permohonan

Jadi, pembuat surat disebut sebagai pemberi kuasa sedangkan penerima surat disebut sebagai penerima kuasa. Surat ini biasanya juga digunakan untuk mengambil hal-hal penting, seperti ijazah, BPKB, surat tanah, dan surat penting lainnya. Pastikan bahwa seseorang yang Anda percayai berasal dari keluarga atau teman dekat Anda sehingga ia dapat menjalankan kewajibannya dengan benar. Lalu bagaimana cara penulisan surat kuasa yang baik dan benar, apa saja jenis-jenis dan contoh surat kuasa tersebut? Berikut ulasan lengkapnya untuk Anda!

Contoh Surat Kuasa, Kedinasan, Perorangan, Istimewa

Contoh Surat Kuasa, Kedinasan, Perorangan, Istimewa
Contoh Surat Kuasa, Kedinasan, Perorangan, Istimewa

Surat kuasa termasuk dalam surat resmi namun tentu saja berbeda dari surat resmi yang sering kita jumpai. Berikut ciri-ciri khusus dari surat kuasa, diantaranya adalah:

  • Harus diawali dengan judul surat seperti “Surat Kuasa”
  • Menggunakan bahasa yang baku namun mudah dipahami oleh pembaca serta tidak menggunakan bahasa yang bertele-tele
  • Disertai dengan surat pelimpahan kuasa tertentu pada pihak terkait

Fungsi dari surat kuasa ini adalah membantu Anda untuk mengambil dokumen seperti ijazah, transkrip nilai, surat kendaraan bermotor, SIM atau urusan penting lainnya sedangkan Anda tidak bisa mengambilnya sendiri karena satu atau dua hal yang tidak bisa Anda tinggalkan.

Baca juga : Surat Pernyataan

Seseorang yang Anda tunjuk untuk dicantumkan pada surat kuasa tersebut harus dapat terjamin secara hukum atas kepentingan yang tidak mampu Anda lakukan. Hal ini dimaksudkan agar orang tersebut benar-benar bertanggung jawab atas kuasa yang sudah diterima dari pihak pemberi kuasa. Beberapa hal penting yang harus Anda perhatikan saat membuat surat kuasa adalah :

Pilih orang yang dekat dan benar-benar dikenal

Sudah dijelaskan diawali bahwa surat kuasa berisi berbagai dokumen penting sehingga Anda harus memberikan kepercayaan kepada orang yang dekat dan benar-benar dikenal. Orang-orang terdekat tersebut seperti keluarga, kerabat, atau teman dekat sehingga surat kuasa Anda benar-benar digunakan sebagaimana mestinya. Apabila Anda tidak memilih orang yang benar-benar tepat, maka dokumen penting yang harusnya bisa Anda terima malah akan diselewengkan untuk kepentingan yang tidak diinginkan.

Bawa dokumen pendukung

Guna memberikan kepastian dan keaslian surat kuasa, Anda bisa menambahkan beberapa keperluan pendukung seperti sertifikat dari ketua RT atau ketua RW setempat untuk menyerahkan surat kuasa. Pendukung lainnya adalah kartu identitas seperti KTP.

Berikan cap pada surat kuasa

Baca juga : Surat Perjanjian

Dalam membuat surat kuasa, Anda juga harus menyertakan perangko bahwa surat tersebut adalah surat sah. Fungsi tersebut dibuat sebagai bukti bahwa penerima surat berkewajiban untuk melakukan apa yang sudah dituliskan di dalam surat kuasa dan tidak boleh diselewengkan untuk kepentingan yang lain. Surat kuasa tersebut juga dibedakan menjadi beberapa bagian tergantung pada subjek pembuatan surat. Jenis-jenis surat kuasa beserta contohnya adalah:

1. Surat Kuasa Perseorangan

Surat Kuasa Perseorangan
Surat Kuasa Perseorangan

Surat kuasa perseorangan adalah surat kuasa yang dibuat oleh seseorang kepada pihak kedua sebagai penerima kuasa. Isinya adalah pernyataan pemberian kuasa kepada pihak lain mengenai hal penting yang tidak dapat dilakukan oleh pemberi kuasa karena penyebab tertentu. Surat kuasa perseorangan bisa digunakan untuk pengambilan ijazah, pengambilan gaji, pengambilan BPKB, dan jenis lainnya. Contoh surat kuasa perseorangan adalah:

Surat kuasa pengambilan ijazah

SURAT KUASA

Saya yang bertanda tangan dibawah ini sebagai pihak 1:

Nama                              : Ayu Sela

Tempat/Tanggal Lahir : Pacitan, 12 November 1997

NIM                                  : 150409040045           

Alamat                             : Jl. Merdeka No.31, Semarang

Memberikan kuasa kepada pihak 2:

Nama                          : Indah Novita Sari

Tempat/Tanggal Lahir : Jember, 23 Oktober 1995

NIM                                  : 130307140012

Alamat                             : Jl. Karimata No. 12, Jember

Dengan ini memberikan wewenang pada pihak 2 untuk mewakili pihak 1 untuk:

  1. Mengumpulkan jurnal skripsi atas nama pihak 1
  2. Mengambil transkrip nilai atas nama pihak 1
  3. Mengambil ijazah atas nama pihak 1

Demikian surat kuasa ini dibuat dengan sebenar-benarnya tanpa adanya paksaan dari pihak manampun. Mohon surat kuasa ini dibuat dengan semestinya.

Semarang, 12 November 2019

Penerima Kuasa Pemberi Kuasa

Indah Novita Sari Ayu Sela

Surat kuasa pengambilan BPKB

SURAT KUASA

Saya yang bertanda tangan dibawah ini sebagai pihak 1:

Nama                           : Aldo Sucipto

Tempat/Tanggal Lahir : Malang, 31 Oktober 1996

Jenis Kelamin            : Laki-laki

NIK                                  : 23400983691038

Alamat                            : Jl. Adi Sucipto No. 45, Malang

Dengan ini memberikan kuasa kepada pihak 2:

Nama                           : Sandiaga Putra

Tempat/Tanggal Lahir : Banyuwangi, 1 Januari 1990

Jenis Kelamin                : Laki-laki

NIK                                   : 12460987376590

Alamat                             : Jl. Ade Irma No 5, Banyuwangi

Untuk melakukan pengurusan dan pengambilan BPKB dengan nomor polisi 2009 AB. Demikian surat kuasa dibuat dengan sebenar-benarnya.

Malang, 3 September 2019

Penerima Kuasa Pemberi Kuasa

Sandiaga Putra   Aldo Sucipto

2. Surat Kuasa Kedinasan

Surat Kuasa Kedinasan
Surat Kuasa Kedinasan

Baca juga Referensi : Contoh Surat Kuasa

Surat kuasa kedinasan adalah surat yang diterbitkan oleh sebuah institusi atau lembaga resmi berkaitan dengan kepentingan perusahaan. Surat ini diterbitkan atas nama perusahaan kepada bawahannya untuk menyelesaikan permasalahan tertentu karena pemberi kuasa tidak dapat menyelesaikannya sendiri perihal satu atau dua kepentingan. Contoh surat kedinasan yang bisa Anda buat adalah:

PT. Sumber Jaya

Jl. Indah No. 21, Cilegon, Jawa BARAT

Email : sumberjayatbk@gmail.com

SURAT KUASA

No: 23/MM/KUASA/VII/2019

Saya yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama            : Siti Angela

Jabatan         : Manager Pemasaran

NIP                 : 099234567

Memberikan kuasa kepada:

Nama       : Dido Alex

Jabatan     : Divisi Pemasaran

NIP             : 055123509

Guna menerima uang pembayaran dari PT. Makmur Sentosa sebesar Rp. 150.000.000 dengan nomor faktur 022002. Demikian surat kuasa ini diberikan kepada pihak 2 dan mohon surat kuasa digunakan sebagaimana mestinya.

Cilegon, 14 Mei 2019

Penerima Kuasa Pemberi Kuasa

Dido Alex Siti Angela

3. Surat Kuasa Istimewa

Surat Kuasa Istimewa
Surat Kuasa Istimewa

Surat kuasa istimewa adalah surat kuasa yang dibuat oleh perseorangan atau lembaga tertentu kepada pihak hukum berupa advokat agar menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan hukum, pengadilan, dan peradilan. Contoh surat kuasa istimewa adalah:

SURAT KUASA

Saya yang bertanda tangan dibawah ini sebagai pihak 1:

Nama                              : Cinta Aqila

Tempat/Tanggal Lahir : Bandung, 10 Maret 1987

Pekerjaan                       : Pegawai Bank

Alamat                             : Jl. Budaya No. 57, Bandung

Memberikan kuasa kepada pihak 2:

Nama                              : Nia Kurniawati

Tempat/Tanggal Lahir : Jakarta, 30 Juni 1986

Pekerjaan                       : Guru

Alamat                             : Jl. Danau Sentani No. 60, Jakarta Pusat

Dengan ini, pihak pertama memberikan kuasa kepada pihak kedua untuk melakukan pengurusan yang berkaitan dengan peradilan kasus percerian, atas nama:

Nama                             : Diah Ayu

Tempat/Tanggal Lahir : Surabaya, 30 Juni 1990

Sebab perceraian             : Perselingkuhan

Hubungan dengan pihak 1      : Saudara Kandung

Hubungan dengan pihak 2      : Saudara Tiri

Demikian surat kuasa ini dibuat dengan sebenar-benarnya tanpa adanya paksaan dari pihak manapun. Mohon digunakan sebaik-baiknya dan sebagaimana mestinya.

Bandung, 08 Agustus 2019

Penerima Kuasa Pemberi Kuasa

Nia Kurniawati Cinta Aqila

Demikian ulasan lengkap mengenai pengertian surat kuasa disertai dengan contohnya dan semoga bermanfaat.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close