Mengenal 15 Format Gambar

1,221 views

Dalam dunia desain grafis banyak sekali format gambar yang dapat digunakan. Yang sering dan familiar adalah JPEG, hampir semua foto kita formatnya JPEG. Tahukah Anda bahwa masih sangat banyak format-format yang lain dengan fungsinya yang berbeda pula. Untuk lebih jelaskan ayo kita bahas satu per satu agar And lebih mengenal masing-masing dari segi arti dan fungsinya Tuturial Photoshop.

Mengenal 15 Format Gambar.

  1. JPG/JPEG (Joint Photographic Expert Group)

Merupakan format yang paling banyak dan paling sering digunakan. Format ini sering dimanfaatkan untuk menyimpan gambar yang akan digunakan untuk keperluan multimedia, halaman pada web, publikasi digital dan lain-lain. Dapat menyimpan dengan mode gambar RGB, CMYK dan Grayscale.

  1. GIF (Graphic Interchange Format)

Merupakan format standar untuk publikasi elektronik dan internet, mampu menyimpan animasi dua dimensi. Namun, format file ini hanya mampu menyimpan dalam 8 bit (hanya mendukung mode warna grayscale, bitmap dan indexed color).

  1. PNG (Portable Network Graphic)

Format file ini sebagai alternatif lain dari format GIF. Kelebihannya dibandingkan GIF adalah kemampuannya menyimpan file dalam bit depth hingga 24 bit serta mampu menghasilkan latar belakang (background) yang transparan dengan pinggiran yang halus.

  1. BMP (Bitmap Image)

Merupakan format grafis yang fleksibel untuk platform Windows sehingga mudah dibaca oleh program grafis mana pun. Format file ini mampu menyimpan informasi kualitas tingkat 1-24 bit. Kelemahannya, format ini tidak dapat menyimpan alpha channel serta kendala dalam pertukaran platform. Format ini mampu menyimpan dalam mode warna RGB, Grayscale, Indexed Color dan Bitmap.

  1. PSD (Photoshop Document)

Merupakan format asli pada Photoshop. Format ini mampu menyimpan informasi layer dan alpha channel yang terdapat pada gambar, sehingga suatu saat dapat dibuka dan diedit kembali.

  1. TIF (Tagged Image Format File)

Biasanya format ini digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (PC, Machintosh dan Silicon Graphic). Format ini sering digunakan untuk yang berorientasi pada percetakan. Format ini mampu menyimpan gambar kualitas hingga 32 bit. Dan hampir semua program mampu membaca format bitmap juga mampu membaca format file TIF.

  1. EPS (Encapsuled Postcript)

Format ini sering digunakan untuk keperluan pertukaran dokumen antar program grafis. Selain itu, format ini juga sering digunakan untuk mencetak gambar. Keunggulannya, bisa menggunakan bahasa postscript sehingga dapat dikenali oleh hampir semua program persiapan cetak. Kelemahannya, tidak bisa menyimpan alpha channel, jadi banyak pengguna photoshop menggunakan format ini ketika gambar sudah final. Format ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK Lab, Duotone, Grayscale, Indexed Color, serta Bitmap. Selain itu, format file ini mampu menyimpan clipping path.

  1. PIC (Pict)

Format file merupakan standar dalam aplikasi grafis pada Machintosh dan program pengolah teks dengan kualitas menengah untuk transfer dokumen antar aplikasi. Dapat menyimpan gambar mode RGB degan 1 alpha channel serta Indexed Color, Grayscale dan Bitmap tanpa alpha channel. Format ini dapat menyimpan antar 16-32 bit dalam mode warna RGB.

  1. PCX

Merupakan format yang fleksibel, hampir semua program dalam PC mampu membaca gambar dengan format file ini. Format ini dikembangkan oleh perusahaan bernama Zoth Cooperation. Format ini mampu menyimpan 1-24 bit namun tidak mampu menyimpan alpha channel. Format ini mampu menyimpan dalam mode warna RGB, Grayscale, Bitmap dan Indexed Color.

  1. DCS (Dekstop Color Separation)

Merupakan format yang dikembangkan oleh Quark dan merupakan standar untuk .eps. dan mampu menyimpan gambar dengan mode warna multichannel dan CMYK dengan 1 alpha channel dan juga banyak spot channel. Mampu menyimpan clipping path dan sering digunakan untuk proses publishing atau percetakan.

  1. TGA (Targa)

Format ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dalam 32 bit serta 1 alpha channel, dan juga Grayscale, Indexed Color dan RGB dalam 16 atau 24 bit tanpa alpha channel. Merupakan format yang didesain untuk platform yang menggunakan Targa True Vision Video Board, berguna untuk menyimpan dokumen dari hasil render dari program animasi dengan hasil output berupa squence seperti 3DsMax.

  1. IFF (Interchange File Format)

Format ini dikenali hampir semua program grafis yang terdapat dalam PC serta mampu menyimpan gambar mode warna Bitmap. Umumnta, format ini digunaakn untuk bekerja dengan Video Toaster dan proses pertukaran dokumentasi dari dan ke Comodore Amiga System. Namun, format ini tidak dapat menyimpan alpha channel.

  1. SCT (Scitex Continous Tone)

Format ini digunakan untuk menyimpan dokumen dengan kualitas tinggi pada komputer Scitex. Dan mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK dan Grayscale namun tidak dapat menyimpan alpha channel.

  1. PXR (Pixar)

Format file yang satu ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dan Grayscale dengan 1 alpha channel. Format ini merupakan format yang fleksibel untuk pertukaran dokumen dengan Pixar Image Computer.

  1. RAW

Merupakan format yang fleksibel untuk pertukaran dokumen antar aplikasi dan platform. Mampu menyimpan mode warna RGB, CMYK dan Grayscale dengan 1 alpha channel serta dalam mode warna multichannel, Lab Color dan Duotone tanpa alpha channel.

Nah, itu dia 15 Format Gambar pada software desain grafis coreldraw dan photoshop yang perlu Anda ketahui agar dapat memanfaatkannya lebih spesifik sesuai kebutuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *